MEDIA BISNIS INDONESIA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkunjung ke China untuk menemui sejumlah investor, menyusul rencana penerbitan surat utang berdenominasi yuan, Panda Bonds, pada Juli mendatang.
Tak hanya investor, Purbaya juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Lan Fo’an di Kantor Kementerian Keuangan Tiongkok, Beijing pada Rabu (17/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat akses pembiayaan pembangunan, memperluas basis investor, serta memperdalam kemitraan ekonomi dengan negara-negara mitra strategis.
Ia menegaskan bahwa kunjungannya ke Beijing merupakan bagian dari strategi pembiayaan jangka panjang yang telah direncanakan secara matang oleh pemerintah, sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus memperluas sumber pembiayaan yang kompetitif dan memperkuat kepercayaan investor internasional.
“Ini adalah bagian dari perencanaan yang telah disusun jauh sebelumnya. Pemerintah terus menjalankan strategi pembiayaan secara terukur, disiplin, dan berorientasi jangka panjang,” jelasnya.
Purbaya kembali menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Kondisi tersebut tercermin dari rasio utang pemerintah yang terkendali, defisit anggaran yang berada dalam batas aman, serta pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga.
Purbaya juga menyampaikan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia masih terjaga dengan baik. Hal tersebut tercermin dari tingginya minat investor terhadap instrumen keuangan pemerintah serta stabilitas makroekonomi nasional yang tetap terpelihara di tengah ketidakpastian global.
Adapun, dalam kunjungan ke China, Purbaya juga dijadwalkan untuk bertemu 15 investor. 5 investor institusi ini merupakan pengelola dana besar di China, di antaranya ialah Agriculture Bank of China, Zhong Ou Asset Management, hingga CBC Wealth Management. Setelah ke China, Purbaya rencananya akan terbang ke London untuk menghadiri Investor Meeting dengan para investor Eropa.


Leave a Reply